Jangan Makan Dekat Waktu Tidur, Ini Bahayanya bagi Kesehatan Jantung

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Kamis 24 September 2026 23:05 WIB
Jangan Makan Dekat Waktu Tidur, Ini Bahayanya bagi Kesehatan Jantung (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Kebiasaan makan ternyata tidak hanya berkaitan dengan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Waktu makan juga dapat berpengaruh terhadap kondisi tubuh, termasuk kualitas tidur, metabolisme, hingga kesehatan jantung.

Sebuah penelitian menemukan bahwa memberikan jeda antara waktu makan terakhir dan waktu tidur berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskular. Dalam studi tersebut, orang yang berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur menunjukkan sejumlah perubahan positif pada tekanan darah, detak jantung, serta pengelolaan gula darah.

Berhenti Makan 3 Jam Sebelum Tidur

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology tersebut melibatkan 39 orang dengan kondisi kelebihan berat badan atau obesitas.

Peserta dibagi dalam dua pola makan. Satu kelompok menjalani puasa malam selama 13–16 jam, sedangkan kelompok lainnya menerapkan periode tanpa makan selama 11–13 jam. Pola tersebut dilakukan selama sekitar 7,5 minggu.

Kedua kelompok juga diminta meredupkan pencahayaan sekitar tiga jam sebelum tidur.

Hasilnya, peserta yang mengakhiri waktu makan setidaknya tiga jam sebelum tidur mengalami penurunan tekanan darah malam hari sekitar 3,5 persen dan detak jantung sebesar 5 persen.

Penurunan tekanan darah dan detak jantung pada malam hari dikenal sebagai nocturnal dipping. Menurut Phyllis Zee, MD, salah satu peneliti sekaligus direktur Center for Circadian and Sleep Medicine di Northwestern University Feinberg School of Medicine, pola tersebut merupakan bagian dari respons tubuh yang sehat ketika seseorang tidur.

“Kurangnya nocturnal dipping merupakan risiko penyakit kardiovaskular,” jelas Zee dilansir dari laman Prevention.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya