DI tengah padatnya rutinitas pekerjaan dan tumpukan tugas harian, tubuh sering kali merasa lelah dan fokus mulai menurun di siang hari. Alih-alih memaksakan diri terus bekerja, meluangkan sedikit waktu untuk istirahat sejenak ternyata menjadi kunci penting agar fungsi otak kembali optimal.
Ya, tidur siang kerap jadi pilihan. Tidur siang pun ternyata punya segudang manfaat, bukan hanya mengusir rasa ngantuk tapi juga bisa bantu pulihkan kemampuan otak.
Dokter sekaligus influencer kesehatan dr. Adam Prabata membagikan penjelasan ilmiah mengenai manfaat tidur siang bagi pemulihan otak melalui unggahan di akun Threads pribadinya. Menurutnya, istirahat singkat di pertengahan hari memiliki dampak langsung terhadap performa saraf otak.
“Coba deh sempatkan tidur siang hari ini di sela kesibukan, karena ternyata bisa membuat kemampuan otak kita pulih,” ujar dr. Adam Prabata.
Penjelasan tersebut didasarkan pada temuan ilmiah bertajuk A nap can recalibrate homeostatic and associative synaptic plasticity in the human cortex. Penelitian tersebut mengamati perubahan kondisi neurologis pada kelompok orang yang menyempatkan tidur siang selama kurang lebih satu jam dibandingkan dengan mereka yang terus beraktivitas tanpa istirahat.
Hasil pengamatan pada jaringan otak menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan setelah seseorang mendapatkan istirahat yang cukup di siang hari. Dr. Adam menjelaskan bahwa proses ini membantu sel-sel saraf kembali terhubung dan siap bekerja secara efektif.
“Jadi ada penelitian yang membandingkan antara orang yang sengaja tidur siang selama sekitar 1 jam, dibandingkan dengan yang tidak tidur siang. Nah yang dilihat adalah kondisi di otaknya dan ternyata menarik loh. Ternyata setelah tidur siang, kapasitas sel saraf untuk berinteraksi dan membuat 'sambungan' baru dengan sel saraf lainnya juga meningkat. Artinya, otak lebih siap untuk bekerja dan menyimpan informasi baru,” tutur dia.