5 Tips Ajari Anak Puasa Ramadan Tanpa Rusak Mentalnya

Annastasya Rizqa, Jurnalis
Selasa 24 Februari 2026 20:10 WIB
5 Tips Ajari Anak Puasa Ramadan Tanpa Tekan Mentalnya (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Mengajari anak berpuasa di bulan Ramadan adalah proses belajar yang penuh makna. Selain melatih kesabaran dan pengendalian diri, puasa juga menjadi sarana menanamkan nilai agama sejak dini.

Namun, proses ini tentu membutuhkan pendekatan yang tepat agar anak merasa nyaman dan tidak tertekan. Dengan cara yang bertahap, penuh kasih sayang, serta disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak, puasa dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

Oleh karena itu, orang tua perlu memahami strategi yang efektif agar anak dapat belajar berpuasa dengan semangat dan rasa bahagia.

5 Tip Mengajarkan Anak Puasa Tanpa Merusak Mentalnya

1. Kenalkan Konsep Puasa Secara Bertahap

Sebelum meminta anak untuk berpuasa penuh, jelaskan terlebih dahulu apa itu puasa dan mengapa umat Islam melakukannya. Gunakan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Untuk anak kecil, orang tua bisa memulai dengan puasa setengah hari agar mereka terbiasa.

2. Berikan Contoh yang Baik

Anak cenderung meniru perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, tunjukkan sikap positif saat berpuasa, seperti tetap sabar, tidak mengeluh, dan menjalankan ibadah dengan ikhlas. Dengan melihat contoh langsung, anak akan lebih termotivasi untuk ikut berpuasa.

3. Ciptakan Suasana Ramadan yang Menyenangkan

Buat momen Ramadan menjadi istimewa bagi anak, misalnya dengan menghias rumah bertema Ramadan, mengajak anak menyiapkan menu sahur atau berbuka, serta melibatkan mereka dalam kegiatan ibadah ringan. Suasana yang hangat dan menyenangkan akan membuat anak merasa puasa bukanlah beban.

4. Perhatikan Asupan Gizi Anak

Pastikan anak mendapatkan makanan bergizi saat sahur dan berbuka. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, serta buah dan sayur agar energi anak tetap terjaga. Hindari memaksa anak berpuasa jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

5, Beri Apresiasi dan Dukungan

Setiap usaha anak dalam berpuasa patut diapresiasi. Berikan pujian, pelukan, atau hadiah kecil sebagai bentuk dukungan. Jika anak belum mampu menyelesaikan puasa, jangan memarahi, tetapi beri semangat agar mereka mau mencoba lagi di hari berikutnya.

Dengan pendekatan yang sabar dan penuh kasih, mengajari anak berpuasa di bulan Ramadan bisa menjadi pengalaman berharga bagi seluruh keluarga. Yang terpenting, fokuslah pada proses belajar anak, bukan semata-mata pada hasilnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya