JAKARTA – Rasa kantuk sering muncul saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Kondisi ini cukup umum terjadi karena tubuh mengalami perubahan pola makan, jam tidur, dan metabolisme selama berpuasa.
Meski tergolong wajar, rasa kantuk berlebihan sebenarnya bisa dikurangi jika pola makan dan pola istirahat dijaga dengan baik. Beberapa faktor seperti lonjakan gula darah, kurangnya asupan energi, hingga kualitas tidur yang buruk dapat memicu tubuh terasa lebih lemas dan mengantuk sepanjang hari.
1. Terlalu Kenyang Saat Sahur
Banyak orang mengira makan dalam jumlah besar saat sahur akan membuat tubuh lebih kuat menahan lapar. Padahal, beberapa jenis makanan memiliki indeks glikemik tinggi yang cepat diubah menjadi gula dalam darah.
Ketika kadar gula darah naik terlalu cepat, tubuh akan merespons dengan memproduksi hormon Insulin dalam jumlah besar. Setelah itu, gula darah bisa turun dengan cepat sehingga memicu rasa lemas dan kantuk di siang hari.