Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbedaan Mastitis dan Saluran ASI Tersumbat, Ini Gejalanya

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |21:10 WIB
Perbedaan Mastitis dan Saluran ASI Tersumbat, Ini Gejalanya
Perbedaan Mastitis dan Saluran ASI Tersumbat, Ini Gejalanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Keluhan payudara nyeri, bengkak, atau terasa keras kerap dialami ibu menyusui. Namun, tidak semua kondisi tersebut menandakan mastitis. Dalam banyak kasus, gejala serupa juga bisa disebabkan oleh saluran ASI yang tersumbat, sehingga penting bagi ibu untuk memahami perbedaan keduanya agar penanganannya tepat.

Dokter Spesialis Bedah Umum Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Natalia Maria Christina, menjelaskan bahwa keluhan pada payudara saat menyusui tidak boleh dianggap sepele. Ibu perlu memperhatikan gejala yang muncul untuk mengetahui apakah kondisi tersebut masih tergolong ringan atau sudah memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Ibu perlu memperhatikan apakah keluhan hanya terasa di satu area payudara, atau sudah disertai demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan. Gejala sistemik seperti ini dapat mengarah ke mastitis dan perlu pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut dr. Natalia, saluran ASI tersumbat dan mastitis merupakan dua kondisi yang saling berkaitan. Saluran ASI tersumbat terjadi ketika ASI terperangkap di jaringan payudara akibat aliran yang tidak lancar. Pada tahap ini, umumnya belum terjadi infeksi maupun peradangan berat.

Sementara itu, mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang dapat dipicu oleh bendungan ASI yang berlangsung lama atau infeksi bakteri yang masuk melalui luka maupun celah pada puting susu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement