JAKARTA - Mengajari anak berpuasa di bulan Ramadan adalah proses belajar yang penuh makna. Selain melatih kesabaran dan pengendalian diri, puasa juga menjadi sarana menanamkan nilai agama sejak dini.
Namun, proses ini tentu membutuhkan pendekatan yang tepat agar anak merasa nyaman dan tidak tertekan. Dengan cara yang bertahap, penuh kasih sayang, serta disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak, puasa dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.
Oleh karena itu, orang tua perlu memahami strategi yang efektif agar anak dapat belajar berpuasa dengan semangat dan rasa bahagia.
1. Kenalkan Konsep Puasa Secara Bertahap
Sebelum meminta anak untuk berpuasa penuh, jelaskan terlebih dahulu apa itu puasa dan mengapa umat Islam melakukannya. Gunakan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Untuk anak kecil, orang tua bisa memulai dengan puasa setengah hari agar mereka terbiasa.