MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan sidak langsung ke pabrik produksi Molnupiravir pada Jumat (14/1/2022) untuk memastikan kesiapannya dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Molnupiravir pada Kamis 13 Januari 2022. Obat ini diindikasikan untuk pengobatan infeksi Covid-19 ringan sampai sedang pada pasien dewasa usia 18 tahun ke atas.

Obat Molnupiravir yang disetujui ini berupa kapsul 200 mg yang didaftarkan oleh PT. Amarox Pharma Global dan diproduksi Hetero Labs Ltd., India. Saat ini PT. Amarox Pharma Global selaku produsen Molnupiravir melakukan persiapan produksi lokal Molnupiravir kapsul melalui teknologi transfer di fasilitas produksi Amarox Cikarang.
Dalam unggahan Menkes Budi di akun media sosial Twitter-nya @BudiGSadikin, tampak mengunjungi lokasi pembuatan Molnupiravir sambil menggunakan pakaian pelindung berwarna putih. Selain itu Menkes Budi juga melakukan pembicaraan dengan para petinggi dari pihak produsen mengenai stok Molnupiravir.