JAKARTA - Tren diet di kalangan gen Z China kini tidak lagi sekadar soal memilih makanan rendah kalori. Sejumlah pelaku diet justru mengandalkan camilan dengan tekstur keras dan kenyal untuk membantu menahan keinginan makan.
Fenomena tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Beragam makanan dipilih karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah, mulai dari dendeng sapi, roti beku, hingga biskuit bayi yang biasa diberikan saat tumbuh gigi.
Bagi mereka, rasa makanan bukan menjadi pertimbangan utama. Sensasi mengunyah dalam waktu lama dianggap dapat membuat mulut tetap sibuk dan memberikan sensasi kenyang sehingga keinginan untuk mengonsumsi makanan lain bisa ditekan.
Semakin alot atau sulit dikunyah, sebagian pelaku diet justru menganggap camilan tersebut semakin efektif. Salah seorang pengguna media sosial bahkan mengaku mengonsumsi stik kunyah anjing ketika mengalami kecemasan berat saat menghadapi ujian.
Seorang pengguna berusia 37 tahun dari Daerah Otonom Guangxi Zhuang dengan akun @yigexiangmujingli menceritakan kebiasaannya mengonsumsi dangshen sebagai camilan.