Kanker payudara terjadi ketika sel-sel sehat mengalami perubahan atau mutasi, kemudian berkembang secara tidak terkendali hingga membentuk tumor.
Hingga kini, penyebab pasti kanker payudara yang berkaitan dengan kehamilan belum sepenuhnya dipahami. Para ahli menduga perubahan kadar hormon dan jaringan payudara selama kehamilan mungkin berperan dalam perkembangan penyakit ini. Perubahan sistem kekebalan tubuh yang terjadi untuk mendukung kehamilan juga diperkirakan dapat berpengaruh.
Meski demikian, hubungan antara perubahan tersebut dan kanker payudara masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Jika dokter menemukan benjolan atau perubahan yang mencurigakan, ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyebabnya, antara lain USG payudara, Mamografi, dan Biopsi payudara
Jika ditemukan jaringan yang mencurigakan, dokter dapat mengambil sampel jaringan melalui biopsi untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini membantu memastikan apakah benjolan tersebut mengandung sel kanker sekaligus mengidentifikasi karakteristik kanker.
Pengobatan kanker payudara pada ibu hamil perlu direncanakan secara hati-hati. Dokter akan mempertimbangkan jenis dan stadium kanker, usia kehamilan, serta kebutuhan dan preferensi pasien.