Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beda Umur, Beda Jam Tidur: Ini Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 25 September 2026 |22:05 WIB
Beda Umur, Beda Jam Tidur: Ini Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun
Tidur. (Foto: Freepik)
A
A
A

MENENTUKAN waktu tidur yang tepat bukan hanya soal tidur lebih awal. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan durasi tidur cukup dan jadwal tidur-bangun dilakukan secara konsisten setiap hari.

Pada dasarnya, tubuh memiliki ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang membantu mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan tubuh lebih siap untuk beraktivitas. Ritme ini umumnya mengikuti pola terang dan gelap sehingga banyak orang secara alami merasa lebih mengantuk pada malam hari dan lebih mudah terjaga pada pagi hari.

Ilustrasi posisi tidur menyamping. (Foto: dok Magnific/diana.grytsku)

Lantas, kapan waktu terbaik untuk tidur dan bangun? Dilansir dari Healthline, ternyata beda umur, beda jam tidur loh.

1. Kapan Sebaiknya Tidur?

Tidak ada satu jam tidur yang berlaku sama untuk semua orang. Waktu tidur ideal bergantung pada jam berapa Anda harus bangun serta berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan.

Bagi kebanyakan orang dewasa, tidur setidaknya 7 jam setiap malam merupakan rekomendasi umum. Karena itu, kamu bisa menentukan waktu tidur dengan menghitung mundur dari waktu bangun.

Misalnya, jika harus bangun pukul 06.00 pagi, kamu sebaiknya sudah mulai bersiap tidur sekitar pukul 22.00 dan berusaha tertidur sebelum pukul 23.00. Hal itu penting dilakukan demi mendapatkan setidaknya 7 jam tidur.

Hal terpenting bukan sekadar tidur lebih awal. Tapi, kamu harus memiliki jadwal yang dapat dipertahankan secara konsisten.

2. Mengenal Ritme Sirkadian

Ritme sirkadian merupakan semacam "jam biologis" tubuh yang bekerja dalam siklus sekitar 24 jam. Sistem ini membantu mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk rasa kantuk dan kewaspadaan.

Secara alami, manusia cenderung mengalami peningkatan rasa kantuk pada malam hari. Setiap orang juga dapat mengalami penurunan kewaspadaan pada waktu tertentu di siang hari.

Ketika waktu tidur dan bangun relatif sama setiap hari, tubuh dapat menyesuaikan diri dengan jadwal tersebut. Akibatnya, kamu mungkin lebih mudah mengantuk pada waktu tidur dan terbangun secara alami menjelang waktu bangun.

Sebaliknya, jadwal tidur yang sering berubah, bekerja dengan sistem shift, atau tidur sangat larut pada akhir pekan dapat mengganggu pola tersebut. Hal ini juga bisa membuat tubuh lebih sulit menyesuaikan diri.

 

3. Berapa Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan?

Kurang Tidur Bisa Bikin Sakit Kepala, Ini yang Wajib Kamu Lakukan

Kebutuhan tidur berbeda berdasarkan usia. Berikut gambaran umum durasi tidur yang direkomendasikan:

Bayi usia 0–3 bulan: 14–17 jam per hari

Bayi usia 4–12 bulan: 12–16 jam per hari, termasuk tidur siang

Anak usia 1–2 tahun: 11–14 jam per hari

Anak usia 3–5 tahun: 10–13 jam per hari

Anak usia 6–12 tahun: 9–12 jam per hari

Remaja usia 13–18 tahun: 8–10 jam per hari

Dewasa usia 18–60 tahun: setidaknya 7 jam per malam

Dewasa usia 61–64 tahun: 7–9 jam per malam

Lansia usia 65 tahun ke atas: 7–8 jam per malam

Kebutuhan setiap orang tetap dapat berbeda. Selain jumlah jam tidur, kualitas tidur juga penting. Pasalnya, kurang tidur dapat membuat tubuh dan pikiran tidak bekerja secara optimal.

Pada siang hari, seseorang mungkin merasa lebih mengantuk, mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi, atau mengalami gangguan daya ingat. Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kesalahan dan kecelakaan, terutama ketika seseorang melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi seperti berkendara.

4. Jadi, Kapan Waktu Tidur yang Paling Ideal?

Secara umum, waktu tidur yang baik adalah waktu yang memungkinkan kamu mendapatkan durasi tidur sesuai kebutuhan sekaligus mempertahankan jadwal yang konsisten. Misalnya, jika kamu harus bangun pukul 06.00, tidur sekitar pukul 22.00–23.00 dapat menjadi pilihan bagi orang dewasa yang membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur.

Namun, kebutuhan setiap orang berbeda. Orang yang bekerja pada malam hari atau memiliki jadwal tertentu mungkin memiliki waktu tidur yang berbeda dari pola umum.

Karena itu, daripada terpaku pada satu jam tidur tertentu, lebih baik fokus pada tiga hal. Ada durasi tidur yang cukup, kualitas tidur yang baik, dan jadwal tidur-bangun yang konsisten.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement