Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan rasa gelisah. Beberapa anak bahkan bisa mengalami kecemasan, mudah marah, atau sulit berkonsentrasi setelah mengonsumsi minuman berkafein.
Tidak hanya itu, konsumsi kopi pada anak juga berpotensi mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti kalsium. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada kesehatan tulang dan pertumbuhan mereka.
Dari sisi pencernaan, kopi bersifat asam sehingga bisa memicu sakit perut atau iritasi lambung pada anak, apalagi jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.
Organisasi kesehatan seperti American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak-anak sebaiknya menghindari konsumsi kafein. Bahkan untuk remaja sekalipun, asupan kafein tetap perlu dibatasi dengan ketat.
Sebagai gantinya, orang tua bisa memberikan pilihan minuman yang lebih sehat seperti susu, air putih, atau jus buah tanpa tambahan gula berlebih. Minuman ini lebih aman dan mendukung kebutuhan nutrisi anak.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.