Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Anak-Anak Boleh Minum Kopi? Cek Faktanya

Annastasya Rizqa , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2026 |14:15 WIB
Apakah Anak-Anak Boleh Minum Kopi? Cek Faktanya
Apakah Anak-Anak Boleh Minum Kopi? Cek Faktanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kopi menjadi salah satu minuman favorit banyak orang dewasa karena kandungan kafeinnya yang bisa membantu meningkatkan energi dan fokus. Namun, bagaimana dengan anak-anak? Apakah mereka juga boleh mengonsumsi kopi?

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan orang tua, terutama ketika anak mulai tertarik mencoba minuman yang biasa dikonsumsi orang dewasa.

Secara umum, anak-anak tidak dianjurkan untuk minum kopi, terutama dalam jumlah rutin. Hal ini karena kopi mengandung kafein, yaitu zat stimulan yang dapat memengaruhi sistem saraf, jantung, dan pola tidur anak yang masih dalam tahap perkembangan.

Kafein bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat. Pada orang dewasa, efek ini bisa membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, pada anak-anak, efeknya bisa jauh lebih kuat karena tubuh mereka lebih sensitif terhadap kafein.

Bahaya Minum Kopi

Salah satu dampak paling umum adalah gangguan tidur. Anak yang mengonsumsi kopi bisa mengalami sulit tidur atau kualitas tidur yang buruk. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan rasa gelisah. Beberapa anak bahkan bisa mengalami kecemasan, mudah marah, atau sulit berkonsentrasi setelah mengonsumsi minuman berkafein.

Tidak hanya itu, konsumsi kopi pada anak juga berpotensi mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti kalsium. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada kesehatan tulang dan pertumbuhan mereka.

Dari sisi pencernaan, kopi bersifat asam sehingga bisa memicu sakit perut atau iritasi lambung pada anak, apalagi jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.

Organisasi kesehatan seperti American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak-anak sebaiknya menghindari konsumsi kafein. Bahkan untuk remaja sekalipun, asupan kafein tetap perlu dibatasi dengan ketat.

Sebagai gantinya, orang tua bisa memberikan pilihan minuman yang lebih sehat seperti susu, air putih, atau jus buah tanpa tambahan gula berlebih. Minuman ini lebih aman dan mendukung kebutuhan nutrisi anak.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement