Prof. Rini menyarankan agar anak tidak selalu memakai sepatu sepanjang hari. Hal ini agar rangsangan sensoriknya berkembang dengan baik dan dapat merasakan tekstur di bawah kakinya.
“Kadang anak seharian pakai sepatu. Padahal penting sesekali dibuka supaya dia merasakan tekstur di bawah kakinya,” ujarnya.
Prof Rini juga menjelaskan bahwa saat ini banyak kelas sensorik yang ditawarkan. Namun sebenarnya banyak objek di rumah yang bisa dijadikan alat bantuan melatih sensorik anak seperti daun, rumput, bawang, kacang, mencuci sepeda dengan spons, dan lainnya.
“Tidak harus sekolah sensorik. Di rumah juga bisa. Ada daun, rumput, bawang, kacang, pakai saja yang ada. Metik daun, main tanah, nyuci sepeda pakai spons, itu sudah stimulasi,” kata Prof. Rini.