Gejala TB ginjal biasanya tidak sama dengan tuberkulosis paru dan bisa cenderung mirip dengan infeksi saluran kemih biasa. Misalnya rasa nyeri saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, atau darah dalam urin.
Karena gejalanya mirip infeksi lain atau biasanya ringan, maka sering terjadi diagnosis terlambat. Padahal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, infeksi bisa berkembang lebih parah sehingga mengganggu fungsi ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Pengobatan TB ginjal biasanya menggunakan kombinasi antibiotik yang sama dengan pengobatan TB paru. Namun, jika diagnosis terlambat atau kondisi pasien sudah terlalu lemah, infeksi dapat menyebabkan kerusakan struktural ginjal yang serius.
Bahkan kondisi ini memerlukan perawatan lanjutan seperti dialisis (cuci darah) atau prosedur medis lain untuk menjaga fungsi tubuh.
(Rani Hardjanti)