Kanit Indag Polresta Bandara Soetta, Iptu Agung Pujianto, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mengikuti proses rekrutmen pramugari.
“Kami mengimbau masyarakat yang ingin menjadi pramugari agar mendaftar melalui prosedur resmi maskapai. Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi,” ujarnya.
Meski tampil layaknya awak kabin, fakta lain terungkap bahwa Nisya naik pesawat menggunakan tiket penumpang reguler dan memiliki boarding pass resmi. Ia tidak memiliki akses khusus seperti pramugari aktif, sehingga penyamarannya akhirnya terbongkar.
Kasus ini kini masih ditangani pihak kepolisian untuk pendalaman lebih lanjut, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik penipuan berkedok rekrutmen kerja.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)