MEMBUAT nasi tumpeng sendiri ketika ada acara penting tergolong rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Tapi kalau Anda ingin mencoba resepnya sendiri sah-sah saja kok.
Dalam setiap momen ritual sakral dalam sebuah keluarga dan acara tertentu atau dikenal dengan sebutan tasyakuran, hidangan tumpeng menjadi simbolnya. Sejak turun-temurun tumpeng jadi hidangan spesial dengan artian khusus.
Sajian tumpeng umumnya terdiri dari nasi kuning dengan porsi besar yang dibentuk seperti gunung. Tak ketinggalan lauk tambahannya yakni ada urap sayuran, telur balado potong, kering tempe, kentang kering, ayam goreng lengkuas dan sambal bajak.
Nasi tumpeng dan lauk pauknya tersebut bisa dibuat sendiri di rumah yang tentunya harus dibantu dengan anggota keluarga yang lain. Simak resepnya berikut ini, dikutip dari Buku Ikon Kuliner Tradisional Indonesia yang ditulis oleh Bondan Winarno dan Linda Adimidjaja.
1. Nasi kuning
(Foto: Trend.az)
Nasi kuning kerap dipakai sebagai sajian utama nasi tumpeng. Agar rasanya nikmat, tambahkan kunyit dan santan.
Ada pula bahan dan bumbu lainnya untuk membuat nasi kuning yang gurih. Berikut resepnya yang bisa disimak.
Bahan: untuk 6 porsi besar
600 gram beras, cuci dan tiriskan
700 cc santan kental dari 1 1/2 butir kelapa tua
2 sdm kunyit part
1 sdt garam
1 sdm air jeruk nipis
3 batang serai, memarkan
6 lembar daun Salam
Cara membuat:
1. Kukus beras sampai setengah matang, kira-kira 20 menit. Lalu angkat dan tuang ke panci. Lalu nasi setengah matang tersebut campurkan dengan kunyit, garam, serai dan daun salam.
2. Tuang nasi kukus kuning ke dalam santan mendidih, lengkap dengan ampas bumbunya. Kukus lagi hingga matang sempurna.
3. Jika sudah matang, angkat segera pancinya dari atas kompor. Lalu, segera cetak nasi kuning berbentuk gunung. Sajikan di atas tampah.