JAKARTA - Olahraga saat puasa sering kali menjadi dilema bagi banyak orang. Di satu sisi, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Namun, di sisi lain, kekhawatiran akan lemas, dehidrasi, hingga penurunan energi membuat sebagian orang memilih berhenti berolahraga selama Ramadan.
Padahal, berhenti total dari aktivitas fisik justru bisa membuat tubuh terasa lebih mudah lelah, metabolisme melambat, dan massa otot berkurang. Kabar baiknya, olahraga saat puasa tetap aman dilakukan asalkan Anda memahami waktu yang tepat, jenis latihan yang sesuai, serta pengaturan nutrisi yang seimbang.
Dengan strategi yang benar, olahraga tidak akan mengganggu ibadah puasa, bahkan dapat membantu menjaga stamina agar tetap prima sepanjang hari.
Lalu, bagaimana cara olahraga saat puasa agar tidak lemas dan tetap sehat? Berikut lima tips olahraga saat puasa yang bisa Anda terapkan.
Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka. Olahraga sebelum berbuka memungkinkan tubuh segera mengganti cairan dan energi yang hilang saat waktu berbuka tiba.
Jika dilakukan setelah berbuka, beri jeda sekitar 1–2 jam agar proses pencernaan tidak terganggu dan tubuh lebih siap melakukan aktivitas fisik.
Hindari olahraga berat seperti angkat beban intens atau latihan kardio ekstrem. Pilih aktivitas ringan hingga sedang seperti jalan kaki, stretching, yoga, atau bersepeda santai.
Tujuannya adalah menjaga kebugaran dan mempertahankan massa otot, bukan menguras energi secara berlebihan.
Saat puasa, tubuh lebih sensitif terhadap kelelahan dan dehidrasi. Jika merasa pusing, lemas, atau mual, segera hentikan olahraga.
Jangan memaksakan diri karena setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda. Menyesuaikan intensitas latihan dengan kondisi fisik adalah langkah bijak agar puasa tetap lancar.
Nutrisi sangat berpengaruh pada performa olahraga. Konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, terutama yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta cukup cairan.
Asupan tersebut membantu menjaga energi tetap stabil, mempercepat pemulihan otot, dan mencegah tubuh mudah lemas saat beraktivitas.
Hal yang tidak kalah penting adalah mencukupi waktu istirahat. Kurang tidur dapat membuat tubuh cepat lelah dan menurunkan performa olahraga saat puasa.
Pastikan waktu istirahat cukup agar proses pemulihan tubuh berjalan optimal sehingga aktivitas fisik tetap terasa ringan dan menyenangkan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)