Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurang Tidur dan Lemak Perut Bisa Picu Risiko Kanker Payudara, Ini Kata Dokter

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 06 Oktober 2026 |12:05 WIB
Kurang Tidur dan Lemak Perut Bisa Picu Risiko Kanker Payudara, Ini Kata Dokter
Ilustrasi risiko kanker payudara. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Sementara itu, mengurangi lemak di area perut bisa menurunkan produksi estrogen, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi penanda peradangan dalam tubuh. 

Aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan, tidur yang baik, mengelola stres, serta menerapkan pola hidup sehat secara keseluruhan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan payudara.

Kanker payudara juga semakin banyak ditemukan pada perempuan berusia 35–50 tahun. Selain faktor genetik, gaya hidup kurang aktif, obesitas sentral, kurang tidur, stres kronis, menunda kehamilan, dan berkurangnya durasi menyusui disebut dapat berkontribusi terhadap risiko tersebut.

Meski begitu, faktor-faktor tersebut bukan berarti seseorang pasti akan mengalami kanker payudara. Perempuan tetap dianjurkan menjalani pemeriksaan sesuai kondisi dan faktor risikonya. Pada mereka yang memiliki beberapa faktor risiko, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan yang lebih dini dan disesuaikan secara individual.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement