Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurang Tidur dan Lemak Perut Bisa Picu Risiko Kanker Payudara, Ini Kata Dokter

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 06 Oktober 2026 |12:05 WIB
Kurang Tidur dan Lemak Perut Bisa Picu Risiko Kanker Payudara, Ini Kata Dokter
Ilustrasi risiko kanker payudara. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Menjaga pola tidur dan berat badan ternyata bukan hanya penting untuk kebugaran tubuh. Kedua hal tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya menurunkan risiko kanker payudara, terutama pada perempuan.

Melansir The Times of India, faktor gaya hidup, seperti kurang tidur, stres berkepanjangan, serta meningkatnya obesitas sentral atau penumpukan lemak di area perut memicu peningkatan kanker payudara. 

Dokter Shubham Garg, Direktur Surgical Oncology di Dharamshila Narayana Hospital, Delhi, mengatakan bukti mengenai hubungan antara gangguan tidur dan risiko kanker payudara terus bertambah.

Kurang tidur bisa memengaruhi produksi melatonin, pengaturan hormon estrogen, sistem kekebalan tubuh, hingga proses perbaikan DNA. Meski kurang tidur bukan satu-satunya penyebab kanker payudara, kondisi ini dapat meningkatkan kerentanan ketika disertai faktor lain seperti obesitas, stres kronis, kurang aktivitas fisik, dan gaya hidup perkotaan. 

Lemak Perut Juga Perlu Diperhatikan

Bukan hanya berat badan secara keseluruhan yang perlu diperhatikan. Lemak yang menumpuk di sekitar perut atau disebut obesitas sentral juga berkaitan dengan risiko kanker payudara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement