Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil dan Potret Cantik Fitriani Sabatini, Atlet Padel Indonesia yang Raih Medali Perak di Asian Games 2026

Djanti Virantika , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2026 |17:05 WIB
Profil dan Potret Cantik Fitriani Sabatini, Atlet Padel Indonesia yang Raih Medali Perak di Asian Games 2026
Fitriani Sabatini. (Foto: Instagram/@fitrianisabatiniii)
A
A
A

PROFIL dan potret cantik Fitriani Sabatini menarik diulas. Sebab, atlet padel Indonesia tersebut tengah menjadi sorotan setelah mencatatkan prestasi bersejarah bersama Fadona Kusumawati di Asian Games 2026. Keduanya berhasil membawa pulang medali perak dari nomor ganda putri padel.

Padel sendiri baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games pada edisi Aichi-Nagoya 2026. Fitriani dan Fadona pun menjadi bagian dari sejarah ketika berhasil menembus partai final nomor ganda putri.

Fadona/Fitriani Lolos ke Final, Indonesia Berpotensi Raih Emas dari Cabor Padel Asian Games 2026

Tak hanya prestasinya di lapangan, sosok Fitriani juga menarik perhatian publik. Atlet berusia 25 tahun itu memiliki latar belakang sebagai pemain tenis sebelum kemudian beralih menekuni padel.

1. Profil Fitriani Sabatini

Fitriani Sabatini merupakan atlet Indonesia yang kini berkompetisi di cabang olahraga padel. Dilansir dari laman International Tennis Federation (ITF), Fitriani lahir pada 13 Februari 2001 dan kini berusia 25 tahun.

Fitriani merupakan pemain tangan kanan dan mulai bermain tenis sejak usia 8 tahun. Sebelum menekuni padel, Fitriani tercatat memiliki pengalaman sebagai petenis kompetitif.  Perjalanan tersebut membuat Fitriani memiliki dasar teknik raket yang kuat ketika kemudian berpindah ke olahraga padel.

Fitriani Sabatini

2. Pernah Menjadi Atlet Tenis

Sebelum dikenal sebagai atlet padel, Fitriani lebih dahulu menekuni tenis. Fitriani pernah memiliki peringkat dunia tertinggi No. 822 pada nomor tunggal putri, yang diraih pada 15 April 2019. Ia juga tercatat memiliki pengalaman bertanding di level profesional tenis.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Fitriani memutuskan beralih ke padel. Padel memang memiliki sejumlah kemiripan dengan tenis, tetapi permainan ini memiliki karakteristik berbeda, termasuk penggunaan dinding kaca dan aturan posisi yang membuat atlet perlu melakukan adaptasi.

 

3. Beralih dari Tenis ke Padel

Fitriani Sabatini

Fitriani tidak sendirian dalam perjalanan tersebut. Partnernya di Asian Games 2026, Fadona Kusumawati, juga merupakan mantan petenis.

Meski memiliki dasar tenis, perpindahan ke padel tetap membutuhkan proses adaptasi. Penggunaan kaca, pola permainan, hingga positioning menjadi beberapa aspek yang harus dipelajari.

Fitriani Sabatini

Perkembangan Fitriani di dunia padel terlihat dari sejumlah penampilannya di turnamen internasional. Berdasarkan data resmi Padel FIP, Fitriani sempat mencapai perempat final FIP Silver High Velocity Bangkok pada September 2026. Ia juga mencatat sejumlah penampilan di ajang FIP Bronze sepanjang 2026.

Sementara menurut peringkat nasional PBPI, Fitriani berada di posisi ketiga nasional putri dengan 1.536 poin dalam data yang tercantum pada profilnya. Ia juga tercatat menjadi juara Sirkuit Indonesia Open II 2026. Catatan tersebut memperlihatkan perkembangan Fitriani sejak mulai serius menekuni padel.

4. Perjalanan di Asian Games 2026

Fitriani Sabatini

Fitriani berpasangan dengan Fadona Kusumawati pada nomor ganda putri Asian Games 2026. Langkah mereka cukup meyakinkan sejak babak awal.

Salah satu kemenangan penting diraih ketika mereka mengalahkan pasangan Kuwait, Mariam Alsarraj/Dalal Alqenaei, dengan skor 6-1, 6-0 untuk melaju ke perempat final.  Performa tersebut terus berlanjut hingga semifinal.

Pada babak semifinal yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Jumat 2 Oktober 2026, Fitriani/Fadona menghadapi pasangan Filipina, Danna Abad/Joshea Malazarte. Tak memberi banyak kesempatan kepada lawan, pasangan Indonesia tersebut menang dua set langsung dengan skor 6-0, 6-0.

Di final, Fitriani/Fadona harus tumbang dari wakil Jepang, Kae Tokumoto/Saki Tsukamoto. Laga rampung dua set langsung dengan skor akhir 3-6 dan 4-6.

Biodata Fitriani Sabatini:

Nama: Fitriani Sabatini

Tanggal lahir: 13 Februari 2001

Usia: 25 tahun

Partner Asian Games 2026: Fadona Kusumawati

Tangan dominan: Kanan

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement