
Risiko penularan tidak langsung berakhir ketika gejala mulai muncul. dr. Yogi mengatakan bahwa masa penularan dapat berlangsung sekitar lima hingga tujuh hari setelah gejala muncul.
Periode ini menjadi alasan pentingnya menjaga jarak dan menerapkan langkah pencegahan ketika mengalami gejala influenza, terutama saat beraktivitas di lingkungan yang banyak orang. Durasi penularan juga dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi masing-masing dan faktor lainnya.
Salah satu tantangan dalam mencegah penyebaran influenza adalah seseorang yang belum mengalami gejala bisa saja sudah menularkan virus. Ia menambahkan, orang yang belum menunjukkan gejala juga bisa mulai menularkan virus. Kondisi ini membuat pencegahan tidak cukup hanya dilakukan ketika seseorang sudah terlihat sakit.
"Pada saat kita berada dalam satu komunitas yang orangnya ramai, dan kita juga nggak tahu siapa yang sudah terpapar," ungkap dokter tersebut.
"Teman-teman atau anak-anak yang belum bergejala itu bisa saja sudah mulai menularkan," lanjutnya.
Karena penularan dapat terjadi sebelum gejala muncul, langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten. Terlebih ketika seseorang berada di tempat ramai atau berinteraksi dengan banyak orang.
dr. Yogi menekankan bahwa pencegahan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Pencegahan tidak hanya ketika gejala sudah terlihat.
"Sehingga pencegahan itu memang harus dikerjakan secara menyeluruh dan setiap saat," pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.