Anak masih dalam tahap membangun pemahaman tentang dirinya sendiri. Ejekan yang dilakukan berulang kali dapat memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan membuat mereka merasa tidak nyaman ketika berada di sekitar orang lain.
Jika sebuah candaan jelas membuat anak tidak nyaman, orang tua sebaiknya turun tangan. Tidak perlu sampai memicu pertengkaran. Kalimat sederhana seperti, "Jangan jadikan dia bahan candaan seperti itu," sudah cukup untuk menunjukkan bahwa orang tua berada di pihak anak.
Kesalahan, nilai, perilaku, atau penampilan anak seharusnya tidak dijadikan bahan hiburan di depan banyak orang.
Mengatakan hal seperti, "Dia buruk sekali dalam matematika," atau "Dia tidak pernah mendengarkan saya," di depan anggota keluarga lain dapat membuat anak malu dan merusak kepercayaan mereka kepada orang tua.
Jika ada sesuatu yang perlu dibicarakan dengan anak, lakukan secara pribadi dan dengan tenang. Anak memang membutuhkan arahan, tetapi mereka juga membutuhkan penghargaan terhadap martabat dirinya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.