Orang tua juga bisa mengajarkan anak mengatakan, "Tidak, terima kasih," atau "Aku tidak mau dipeluk sekarang."
Hal ini mengajarkan satu hal penting kepada anak: tubuh mereka adalah milik mereka sendiri. Mereka berhak menyampaikan ketika ada sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman.
Bagi orang dewasa, memberikan komentar mungkin terdengar sepele. Namun, anak bisa perlahan mulai mempercayai perkataan yang terus-menerus mereka dengar tentang dirinya sendiri.
Daripada membiarkan orang lain mendefinisikan anak, orang tua sebaiknya mengingatkan bahwa satu perilaku tidak menentukan siapa diri mereka sebenarnya.
Anak yang pendiam dalam satu acara belum tentu berarti dia "pemalu". Begitu juga anak yang tidak mau berbagi mainan tidak otomatis berarti "egois". Anak masih dalam proses belajar memahami dan mengungkapkan emosinya.
Karena itu, orang tua bisa mengoreksi komentar seperti ini dengan lembut, daripada ikut tertawa atau membiarkannya begitu saja.