“Dan yang paling penting: apakah porsinya memang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita? Karena kebutuhan laki-laki dan perempuan sangat berbeda, bahkan dua orang laki-laki pun belum tentu membutuhkan jumlah kalori yang sama,” kata dr. Gia.
Ia menilai, diet yang baik bukan berarti harus kelaparan, melainkan bagaimana menjaga pola makan, khususnya defisit kalori dengan asupan gizi dan protein yang cukup dibarengi dengan sikap konsisten.
“Diet yang bagus bukan yang membuat kita kelaparan. Diet yang bagus adalah yang menciptakan defisit kalori, gizinya tetap cukup, dan bisa kita jalani secara konsisten,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.