
Tak hanya bermanfaat bagi penerima donor, proses donor darah juga bermanfaat bagi pendonor. Misalnya, pendonor sekaligus berkesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis.
“Nanti dilakukan pemeriksaan hemoglobin, kemudian tekanan darah juga. Jadi bisa diketahui apakah ada faktor-faktor risiko tertentu,” jelas Haliza.
Tak hanya itu, darah yang didonorkan juga akan melalui proses pemeriksaan penyakit menular. Jika ditemukan indikasi tertentu, pihak rumah sakit akan menghubungi pendonor.
Selain itu, donor darah juga dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh karena tubuh akan memproduksi sel darah baru setelah proses donor dilakukan.
“Saat darahnya sudah diproses, nanti kita akan memberikan informasi kepada pendonor jika ada penyakit menular. Jadi itu juga menjadi salah satu manfaatnya,” ujar Dokter Haliza.
“Selain itu juga bagus untuk metabolisme tubuh. Karena darah keluar, metabolisme menjadi lebih cepat. Secara tidak langsung juga bisa membantu membakar kalori bagi yang sedang menjalani program diet,” tambahnya.
dr. Haliza pun mengajak masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk rutin mendonorkan darah. Selain demi membantu sesama, kegiatan ini sekaligus juga untuk menjaga kesehatan diri sendiri.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.