Satu hal yang menjadi alasan dirinya mengikuti audisi Miss Indonesia. Menurutnya, Miss Indonesia bisa membuka peluang dan menjadi jembatan dirinya untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Karena Miss Indonesia itu bukan sekedar beauty pageant. Namun Miss Indonesia adalah platform untuk menjembatani dengan peluang-peluang yang ada di masyarakat sekitar. Seperti kegiatan sosial yang berdampak positif untuk masyarakat,” tambah dia.
Senada, peserta audisi asal Jawa Tengah lainnya, Devani Putri Nandika mengungkapkan berbagai persiapan yang ia lakukan untuk mengikuti audisi Miss Indonesia. Tidak hanya fisik maupun mental, namun kemampuan menganalisis berbagai isu global bahkan feminisme dan wanita menjadi bagian persiapan dirinya.
Apalagi, audisi hari kedua di Yogyakarta ini merupakan kali pertama bagi Devani dalam mengikuti ajang kontes kecantikan.
“Untuk Miss Indonesia, saya baru pertama kali. Persiapan saya tentunya paling penting adalah fisik dan mental, karena cuaca yang lagi tidak bagus, jadi harus mempersiapkan fisik dan mental secara prima. Selain itu juga membaca apa itu isu globalisasi atau era-era digital yang sedang marak dibicarakan,” ungkap Devani.