“Penelitian yang dilakukan selama 43 tahun terhadap 131.000 orang menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi risiko pikunnya lebih rendah,” ucapnya.
Takarannya sederhana, cukup dua sampai tiga cangkir setiap hari sudah dapat meminimalkan potensi kepikunan hingga 18 persen. Hal itu karena kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan aliran darah ke otak serta membawa oksigen dan nutrisi yang membantu menjaga pembuluh darah agar tidak cepat rusak.
“Karena pembuluh darah yang rusak adalah salah satu penyebab utama demensia,” cetus Farhan.
Selain kopi, teh juga bisa menjadi alternatif karena memiliki kandungan serupa. “Satu sampai dua cangkir per hari. Jadi, saat pagi lagi ngopi atau minum teh, kita tahu ini bukan cuma sebuah ritual, tapi juga investasi buat otak kita puluhan tahun ke depan,” pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.