Dari Sabang hingga Merauke, perbedaan waktu puasa tidak terlalu signifikan sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan ritme yang hampir sama.
Faktor yang Mempengaruhi Panjang Waktu Puasa
Beberapa faktor utama yang menentukan durasi puasa di berbagai negara:
Letak geografis – Negara di lintang tinggi mengalami perbedaan siang dan malam yang ekstrem.
Musim – Saat Ramadhan jatuh di musim panas, waktu puasa lebih panjang. Saat musim dingin, durasinya lebih singkat.
Garis lintang – Semakin jauh dari khatulistiwa, semakin besar perbedaan panjang siang dan malam.
Perbedaan ini menunjukkan bagaimana umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah dengan tantangan waktu yang beragam, namun tetap dalam semangat yang sama.
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.