JAKARTA - Meninggalnya influencer, Lula Lahfah masih menjadi perhatian warganet. Sebelum tutup usia, Lula sempat mengungkap masalah kondisi kesehatannya yang mengalami komplikasi yakni infeksi saluran kemih, pembengkakan usus, hingga GERD.
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa terbakar di dada, mual, hingga rasa pahit atau asam di mulut.
GERD kerap terjadi oleh berbagai pemicu salah satunya makanan. Makanan pemicu GERD menjadi salah satu faktor utama yang sering memperparah gejala asam lambung. Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung.
Berikut ini adalah 5 makanan pemicu GERD yang sebaiknya dihindari agar gejala tidak semakin parah melansir EMC Healthcare, Minggu (25/1/2026).
1. Makanan Pedas
Makanan pedas seperti sambal, cabai, dan makanan berbumbu tajam dapat mengiritasi dinding lambung. Kandungan capsaicin pada cabai juga berpotensi memperlambat pengosongan lambung, sehingga meningkatkan risiko asam lambung naik. Bagi penderita GERD, konsumsi makanan pedas sebaiknya dibatasi.
2. Makanan Berlemak Tinggi
Gorengan, makanan cepat saji, dan hidangan bersantan termasuk makanan tinggi lemak yang menjadi pemicu GERD. Lemak berlebih dapat melemahkan sfingter esofagus bawah, yaitu katup yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Akibatnya, gejala seperti heartburn lebih mudah muncul.