Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Pria Jarang Bercerita saat Stres dan Depresi? Ini Alasannya

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 13 Maret 2026 |09:51 WIB
Kenapa Pria Jarang Bercerita saat Stres dan Depresi? Ini Alasannya
Kenapa Pria Jarang Bercerita saat Stres dan Depresi? Ini Alasannya (Foto: canva)
A
A
A

JAKARTA - Stres dan depresi merupakan hal lumrah yang bisa saja dialami semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, terdapat beberapa perbedaan signifikan yang dapat dilihat antara laki-laki dan perempuan saat mengalami stres dan depresi.

Melansir dari Psychology Today, perbedaan itu dimungkinkan terjadi akibat kimia otak, hormon, dan pengalaman hidup yang berbeda antara perempuan dan laki-laki.

Perbedaan tersebut berasal dari peran laki-laki dalam konteks tradisional yang menghambat dirinya dalam mengekspresikan emosi dan lebih mendorong kepada kesuksesan, kekuasaan, dan persaingan.

Hal tersebut juga yang membuat laki-laki akhirnya cenderung jarang bercerita saat mengalami stres dan depresi. Hingga akhirnya kondisi tersebut sulit, bahkan tidak bisa didiagnosis secara langsung.

Selain karena konteks tradisional yang terkesan membatasi ekspresi emosi laki-laki, hal lainnya yang membuat laki-laki jarang bercerita saat mengalami stres dan depresi adalah tekanan yang dihadapi serta stigma maskulinitas yang sangat melekat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement