Seperti sikap tegar, kuat, atau menahan diri yang akhirnya membuat bercerita saat depresi dianggap bentuk kelemahan. Selain itu, hal lainnya yang cukup berpengaruh adalah budaya, peran sebagai ayah, ras, status sosial, dan status ekonomi.
Meski laki-laki cenderung jarang bercerita saat mengalami stres dan depresi, namun ada beberapa gejala yang bisa dilihat. Di antaranya adalah timbulnya perilaku melarikan diri dari kenyataan. Hal itu bisa terindikasi dari sikap pria yang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja atau berolahraga.
Gejala lainnya juga bisa dilihat dari fisik seperti sakit kepala dan masalah pencernaan. Lebih buruknya lagi, gejala stres dan depresi pada seorang pria adalah saat pria tersebut mulai menyalahgunakan konsumsi alkohol, narkoba hingga menyebabkan perilaku kekerasan atau pelecehan yang tidak terkontrol.
Di sisi lain, suasana hati yang sensitif seperti mudah marah, tersinggung, dan agresif di waktu yang tidak tepat juga bisa menjadi gejala. Bahkan kurangnya nafsu makan, selalu merasa gelisah, dan sulit berkonsentrasi menjadi satu indikasi bahwa seorang pria sedang mengalami stres dan depresi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.