Netizen lain menyebutnya sebagai “batu giok yang cacat, malaikat dengan sayap patah”.
Pada Oktober lalu, Lin membuka studio kecantikannya sendiri dan berencana mengembangkan bisnis tersebut demi terus menopang perekonomian keluarganya.
Seorang pengamat daring yang mengikuti kisah Lin menyebut, “Ini adalah gadis yang ambisius. Penyakitnya tidak menghancurkannya, justru membuatnya bersinar lebih terang.”
(Kurniasih Miftakhul Jannah)