“Kisah kebangkitan penyandang disabilitas seperti ini adalah cara termudah untuk menarik perhatian. Pasien cerebral palsy tidak mungkin bisa merias wajah sesempurna itu,” tulis seorang netizen.
Menanggapi tudingan tersebut, Lin mengunggah video yang memperlihatkan sertifikat disabilitasnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki tim manajemen.
“Saya hanya ingin mengurangi beban keluarga lewat usaha saya sendiri. Mobilitas saya mungkin terbatas, tetapi kecerdasan saya tidak rendah. Apa pun yang bisa dilakukan orang normal, saya juga bisa melakukannya jika berusaha cukup keras,” ujar Lin.
Dukungan pun mengalir deras di kolom komentarnya. Banyak penggemar memuji keteguhan hati dan semangat juangnya.
“Lin sudah cantik, dan kemampuan merias wajahnya luar biasa. Dia seperti peri kecil,” tulis seorang penggemar.