4. Rwanda
Selanjutnya adalah negara di Afrika Tengah, Rwanda. Negara ini melarang Halloween pada 2013 silam karena diyakini bisa mendorong warganya menjauh dari budaya tradisional Rwanda.
Bahkan dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Kementerian Olahraga dan Kebudayaan negara tersebut pada 1 November 2013, masyarakat dilarang untuk merayakan Halloween dan diminta terus mendorong kelestarian serta menghargai budaya Rwanda dan tidak ikut-ikutan pengaruh budaya luar yang merusak identitas bangsa sendiri.
(Foto: IG/@woosra)
5. Mongolia
Terakhir adalah Mongolia yang pada 2019 silam melarang perayaan Halloween di sekolah-sekolah.
Hal ini dilakukan karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Olahraga mengklaim pesatnya modernisasi di negara tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bahwa budaya nomaden dan Buddha akan tertinggal.
Demikian 5 negara yang melarang perayaan Halloween demi menjada identitas dan budayanya sendiri.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.