Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dianggap Merusak Identitas Bangsa, Inilah 5 Negara di Dunia yang Melarang Perayaan Halloween

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 27 Oktober 2023 |07:01 WIB
Dianggap Merusak Identitas Bangsa, Inilah 5 Negara di Dunia yang Melarang Perayaan Halloween
Ilustrasi Halloween (Foto: iStock)
A
A
A

TERDAPAT 5 negara yang melarang perayaan Halloween. Perayaan yang identik dengan hal-hal berbau mistis supranatural dari budaya barat ini telah begitu populer di berbagai negara.

Di tengah kesan mistis, perayaan Halloween juga mengandung keceriaan. Pasalnya, dalam perayaan ini biasanya anak-anak hingga orang dewasa akan berbagi permen atau makanan manis dan mengenakan kostum yang menarik.

Meski begitu, terdapat beberapa negara yang melarang perayaan Halloween. Beberapa di antaranya tidak merayakan acara tersebut, namun diganti dengan perayaan lain yang tidak kalah menarik.

Berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari laman Newsweek dan beberapa sumber lain;

1. Brasil

Masyarakat di Brasil tidak merayakan Halloween, namun mereka merayakan Dia das Bruxas atau Hari Penyihir yang juga jatuh pada tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Perayaan itu bertujuan menghormati Saci-Perer, sang tokoh mitologi dalam cerita rakyat negeri samba.

Brazil

Brasil (Foto: IG/@visitbrasil)

Hal itu diinisiasi sebagai alternatif perayaan Halloween yang bermaksud membuat orang Brasil sadar terhadap keragaman budaya yang kaya dari cerita rakyat kuno dari negeri sendiri, bukan malah ikutan budaya negara lain.

2. China

Perayaan Halloween rupanya tidak cukup populer di China. Negara ini bukannya melarang perayaan tersebut, melainkan ada festival lain yang lebih menarik bagi masyarakatnya.

Acara tersebut adalah Festival Zhong Yuan atau Festival Hantu Lapar yang biasanya dilakukan pada hari ke-15 bulan ke tujuh kalender Lunar atau 15 Agustus.

Festival tersebut dilakukan untuk memuja roh para leluhur yang telah meninggal. Mereka percaya bahwa roh leluhur benar-benar datang untuk mengunjunginya.

Dalam pelaksanaannya, mereka biasanya akan membakar uang kerta sebagai tanda penghormatan.

Rusia

Rusia (Foto: IG/@andrei_mikhailov)

3. Rusia

Meski Halloween begitu populer di Eropa, namun hal tersebut tidak berlaku di Rusia. Para generasi tua, Gereja Ortodoks, hingga Pemerintah Rusia kompak tidak menyukai perayaan tersebut, karena tidak sesuai budaya dan identitas negara mereka.

Bahkan pada 2918 anggota parlemen Rusia, Vitaly Milonov, mengatakan jika perayaan tersebut berkaitan dengan aktivitas okultisme yang berbahaya dan melanggar hukum Rusia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement