Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tipe Orang Berisiko Mengalami Kanker Serviks, Salah Satunya Punya Riwayat Seksual Tak Sehat

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 05 September 2022 |19:32 WIB
5 Tipe Orang Berisiko Mengalami Kanker Serviks, Salah Satunya Punya Riwayat Seksual Tak Sehat
Bahaya kanker serviks (Foto: Pentamedica)
A
A
A

KANKER serviks dikenal sebagai penyakit mematikan untuk kaum wanita. Pada umumnya, stadium awal kanker serviks, mungkin tidak menimbulkan gejala.

Bersama dengan kanker payudara, kanker serviks merupakan pembunuh paling banyak kaum wanita.

Lantas siapa saja yang paling berisiko mengalami kanker serviks?

 vaksin HPV

1. Tidak vaksinasi HPV

Vaksin HPV dapat melindungi terhadap jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker serviks, vagina, dan vulva. Sehingga vaksinasi HPV bisa mencegah infeksi HPV baru, tetapi tidak mengobati infeksi atau penyakit yang ada. Inilah sebabnya mengapa vaksin HPV bekerja paling baik bila diberikan sebelum terpapar HPV.

2. Punya riwayat seksual tak sehat

Bagi mereka yang memiliki riwayat ayat seksual tidak sehat atau secara sembarangan, hati-hati karena ini dapat meningkatkan risiko kanker serviks. Risiko kemungkinan besar juga dipengaruhi oleh peningkatan kemungkinan paparan HPV, bila aktif secara seksual di usia muda (terutama di bawah 18 tahun), punya banyak pasangan seksual dan memiliki satu pasangan yang dianggap berisiko tinggi (seseorang dengan infeksi HPV atau yang memiliki banyak pasangan seksual).

 BACA JUGA:5 Penyebab Kanker Serviks, Penyakit yang Diidap Ibunda Ressa Herlambang Sebelum Meninggal

3. Punya sistem kekebalan lemah

Human immunodeficiency virus (HIV), virus yang menyebabkan AIDS, bisa melemahkan sistem kekebalan dan sekaligus juga menempatkan orang pada risiko yang lebih tinggi untuk infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh penting dalam menghancurkan sel kanker dan memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement