Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Makan Kol Goreng? Menkes Budi Ungkap Bahaya di Baliknya

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |11:05 WIB
Sering Makan Kol Goreng? Menkes Budi Ungkap Bahaya di Baliknya
Ilustrasi kol goreng. (Foto: dok topntp26/Magnific)
A
A
A

JAKARTA — Kol goreng kerap jadi pendamping wajib saat menyantap hidangan ayam penyet. Teksturnya yang renyah dan gurih membuat sayuran satu ini jadi favorit.

Namun, di balik kenikmatannya, kebiasaan mengkonsumsi kol goreng rupanya menyimpan bahaya serius bagi kesehatan, mulai dari lonjakan kolesterol hingga risiko kanker.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mulai menghentikan kebiasaan mengonsumsi kol goreng. Dalam sebuah unggahan video di akun Instagram pribadinya, Budi menyoroti bahaya proses penggorengan yang mengubah sifat gizi kol secara drastis.

"Makan kol goreng seperti ini setiap hari, gua jamin elo akan bisa kena kanker lebih cepat. Tapi kan makan penyetan enggak pakai kol goreng kurang afdol enggak sih? Pantes aja elo masih muda tapi kolesterol lu udah selangit," tutur Budi, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Pada bentuk aslinya, kol merupakan salah satu pilihan sayuran yang sangat sehat, kaya nutrisi, dan ramah di kantong. Dalam 100 gram kol segar, kandungan kalori yang dimilikinya tergolong sangat rendah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement