Ibu tiga orang anak tersebut akhirnya didiagnosis mengidap kanker saluran empedu pada bulan April 2022, dan kanker empedu ini juga telah menyebar ke organ hati.
“Dokter memastikan saya memiliki kolangiokarsinoma intrahepatik 9 sentimeter, dan saya ditawari untuk menjalani kemoterapi yang dimulai pada Mei," kata Barry.
Setelah menjalani pengobatan kemoterapinya, Barry disebutkan tidak sanggup menahan rasa sakit, sehingga dokter terpaksa untuk menghentikan kemoterapi tersebut.
Kemudian, dokter memutuskan bahwa satu-satunya alternatif lain sebagai pengobatan, yakni terapi gen baru yang menghasilkan lebih sedikit efek samping terhadap pasien.
Namun, sayangnya pengobatan tersebut masih tergolong sangat mahal dan belum tersedia di Inggris. Biaya yang mahal pun jadi kendala Barry menjalani rangkaian pengobatan penyakit langka.
"Perawatan terapi gen yang saya butuhkan tidak tersedia di NHS dan biayanya 16.500Euro atau kurang lebih Rp296,8juta per bulan. Jadi kami berusaha mati-matian untuk mengumpulkan uang menggunakan gerakan GoFundMe", kata Barry.
Uang yang terkumpul dari GoFundMe, sayangnya hanya cukup sebagai biaya perawatan hingga akhir Juli ini saja.
“Rasanya sangat tidak adil, dan saya berjuang untuk menerimanya, bagaimana uang menghalangi saya dan perawatan yang dibutuhkan untuk bisa hidup. Saya tidak ingin meninggalkan anak-anak saya, saya tidak siap untuk melakukannya,” pungkas Barry.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.