Tapi, tidak semua orang yang kelaparan bisa berubah jadi “buas”. Ketika seseorang lapar, ada dua hal yang membuat emosi negatif itu bisa memengaruhi dirinya atau tidak, yakni situasi dan kesadaran diri.
Kelaparan di tengah situasi dan kondisi yang kondusif, maka itu tidak akan terlalu memengaruhi emosi, malah bisa menahan lapar lebih lama lagi. Sebaliknya, jika situasi sedang hectic atau stres, maka bisa membuat orang lebih mudah marah. Dapat disimpulkan bahwa situasi yang dialami terkoneksi dengan suasana hati.
Melansir Time, sebuah eksperimen yang dilakukan pada pelajar juga menyebutkan bahwa mereka yang sadar dan meluangkan waktu untuk memahami perasaan dan emosi saat rasa lapar akan cenderung lebih mudah mengendalikan emosinya.
Hasil itu ditunjukkan bukan saja oleh pelajar yang sebelumnya sudah makan, tapi juga oleh pelajar yang diminta berpuasa.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.