
"Selain bumbu genep, otak-otaknya juga pakai daun jeruk dan ketumbar. Ini yang bikin otak-otak jadi lebih wangi. Cabai merah juga pakai, makanya warnanya merah. Kalau otak-otaknya putih, dia enggak pakai cabai," tambahnya.
Untuk menikmati otak-otak bakar khas Tanjung Pinang ada 3 cara. Bisa dimakan langsung, dicocol ke saus kacang seperti otak-otak biasa atau dicelup ke saus khas dengan campuran cabai merah dan bawang putih yang dipotong kasar, lalu disiram cuka dan saus sambal.
Okezone pun penasaran mencicipi otak-otak versi original alias tanpa cocolan saus. Ketika bungkus daun dibuka, otak-otaknya berwarna oranye. Itu karena campuran bumbu genep yang membuat warnanya lebih cerah.
Saat dinikmati pun rasanya gurih bercampur rempah khas. Aroma rempahnya cukup kuat menyelimuti mulut dan ada sedikit pedas. Ketika dikunyah, teksturnya juga tidak begitu kenyal.