Selanjutnya, tari Sambut Palembang Darussalam akan diperkenalkan ke masyarakat luas, termasuk dipelajari di sekolah-sekolah. Lalu, nasib Tari Gending Sriwijaya tetap akan ada, namun untuk dipakai oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.
"Tari Gending Sriwijaya nanti ditarik oleh Pemprov Sumsel. Dan tari Sambut Palembang Darussalam akan diatur dalam Peraturan Daerah Kota Palembang," jelasnya.
Sementara Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP), Vebri Al-Lintani, menerangkan, Tari Gending Sriwijaya dulu diciptakan untuk menyambut pemerintah Jepang. Pertama kali ditarikan di depan Masjid Agung tujuh hari sebelum kemerdekaan.
"Setelah itu tari ini menjadi tari sambut di Sumsel," ulas Vebri.
Diceritakan Vebri, gerakan tari ini diciptakan oleh Tina Haji Gong dan Sukainan A Rozak. Lagu Gending Sriwijaya adalah lagu Sriwijaya Jaya yang diciptakan oleh A Dahlan M.
Sedangkan syair lagu Gending Sriwijaya diciptakan oleh tim yang diketuai oleh Nungtjik AR, ketika itu menjabat sebagai Kepala Kantor Hadohan (Departeman Panerangan Jepang).