Air mata memiliki peran penting dalam menjaga permukaan mata tetap lembap sekaligus membantu membersihkan debu dan kotoran. Ketika mata tidak tertutup sempurna selama tidur, permukaan mata lebih mudah mengalami kekeringan.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan mata. Dalam kasus yang lebih serius, komplikasi yang mungkin terjadi meliputi infeksi mata, luka atau goresan pada permukaan mata, kerusakan kornea atau exposure keratopathy, ulkus kornea, dan gangguan penglihatan. Karena itu, keluhan mata yang terus-menerus kering atau iritasi sebaiknya tidak diabaikan.
Penanganan bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Tujuan utamanya adalah menjaga mata tetap lembap dan melindungi permukaan mata dari kerusakan.
Dokter dapat menyarankan beberapa langkah. Salah satunya penggunaan tetes mata atau air mata buatan, salep mata pada malam hari, humidifier untuk menjaga kelembapan udara, penutup atau pelindung mata saat tidur, atau pemberat kelopak mata yang dipasang secara eksternal untuk membantu kelopak tetap tertutup.
Penggunaan produk atau obat untuk mata sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan, terutama jika keluhan berlangsung terus-menerus. Pada kasus tertentu yang berat, terutama jika terjadi kelumpuhan saraf wajah, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah pemasangan implan pada kelopak mata bagian atas. Implan tersebut berfungsi sebagai pemberat sehingga membantu kelopak mata menutup ketika seseorang tidur. Tindakan ini biasanya dipertimbangkan apabila cara lain tidak cukup efektif untuk melindungi permukaan mata.
(Djanti Virantika)