JAKARTA - Memasuki usia 60 tahun bukan berarti seseorang harus berhenti melakukan latihan beban. Kisah Martine Barons, nenek berusia 65 tahun asal Stratford-upon-Avon, Inggris, menjadi salah satu buktinya. Ia berhasil meraih gelar juara dunia powerlifting atau angkat besi untuk ketiga kalinya.
Melansir NDTV, Martine mengikuti kompetisi dalam kategori usia 65-85 tahun pada AWPC World Powerlifting Championships yang digelar 14 September 2026. Menariknya, ia baru mulai menekuni angkat beban kurang dari tiga tahun sebelum meraih pencapaian tersebut.
Kisah Martine bukan sekadar soal prestasi olahraga. Pencapaiannya juga menunjukkan bahwa latihan kekuatan tetap memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia.
Seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami mengalami penurunan massa dan kekuatan otot. Kondisi ini dikenal sebagai sarkopenia.
Penurunan kekuatan otot dapat memengaruhi berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari berjalan, menjaga keseimbangan, berdiri dari kursi, hingga membawa barang. Karena itu, menjaga kekuatan otot dapat membantu seseorang tetap aktif dan mandiri.
Menurut seorang fisioterapis sekaligus spesialis neurorehabilitasi asal India, dr. Dharam Pandey, latihan resistansi dapat memberikan beban yang terkontrol pada otot sehingga tubuh terdorong untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat.