Salmon dan Ikan Kembung, Benarkah Sama-sama Bikin Otak Encer?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Rabu 15 Juli 2026 15:03 WIB
Ilustrasi salmon dan ikan kembung. (Foto: dok Freepik)
Share :

JAKARTA - Kalau bicara soal makanan sehat yang baik untuk otak dan jantung, ikan berlemak (fatty fish) pasti berada di urutan teratas. Dua jenis ikan yang paling sering direkomendasikan oleh ahli gizi adalah salmon dan ikan kembung. Keduanya adalah jagoan dalam dunia makanan laut berkat kandungan asam lemak Omega-3 yang tinggi.

Namun, kalau harus memilih, mana yang sebenarnya lebih baik untuk kesehatanmu? Yuk, bedah perbandingannya seperti yang dilansir dari Verywell Health!

Kandungan Nutrisi dan Omega-3

Kebaikan utama dari ikan berlemak adalah kandungan asam lemak Omega-3 (EPA dan DHA) yang berfungsi untuk menurunkan peradangan, menjaga kesehatan jantung, dan mendukung fungsi otak.

Ikan salmon adalah sumber Omega-3 yang luar biasa, ditambah lagi kandungan protein berkualitas tinggi, vitamin B12, dan vitamin D. Warna merah muda atau oranye pada daging salmon berasal dari astaxanthin, sebuah antioksidan kuat yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan jantung.

Sementara ikan kembung sering kali memiliki kandungan Omega-3 dan vitamin B12 yang sedikit lebih tinggi daripada salmon (tergantung pada jenis dan ukurannya). Ikan ini juga kaya akan selenium yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Peringatan Merkuri 

Ini adalah salah satu perbedaan paling krusial antara kedua ikan tersebut. Semua makanan laut mengandung sedikit merkuri, tetapi tingkatannya bisa sangat berbeda.

Secara umum, salmon (baik yang ditangkap liar maupun hasil budi daya) memiliki kadar merkuri yang sangat rendah. Ini membuatnya sangat aman untuk dikonsumsi secara rutin, bahkan direkomendasikan untuk ibu hamil dan anak-anak.

Ikan kembung pun demikian, memiliki kadar merkuri yang rendah dan aman dikonsumsi. Namun, ada ikan jenis makarel lainnya, yakni King Mackerel, merupakan predator besar yang menyimpan kadar merkuri sangat tinggi dalam dagingnya.

Cita Rasa dan Tekstur di Lidah

Kandungan gizi itu penting, tapi rasa juga menentukan apakah kamu akan menikmati makanan tersebut atau tidak. Salmon memiliki tekstur daging yang lembut, lumer di mulut (buttery), dan rasa ikan yang ringan (tidak terlalu amis). Salmon sangat serbaguna dan mudah disukai oleh orang yang tidak terlalu gemar makan ikan.

Sementara ikan kembung punya tekstur dagingnya lebih padat, sedikit kenyal, dan rasa serta aroma ikan yang jauh lebih kuat dan khas. Ikan kembung sangat cocok dimasak dengan bumbu atau rempah-rempah yang tajam untuk mengimbangi aromanya.

Harga dan Kemudahan Akses

Sebagian besar Salmon didatangkan dari luar negeri, harga salmon segar umumnya jauh lebih mahal. Beda dengan ikan kembung yang jauh lebih bersahabat dengan dompet. Ikan kembung sangat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan.

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan untuk mengonsumsi ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu. Keduanya baik untuk kesehatan, sehingga kalau kamu mengonsumsinya pun akan menurunkan risiko penyakit jantung dan mendukung fungsi otak.

Jika kamu punya anggaran lebih, menyukai rasa ikan yang ringan, salmon adalah pilihan yang sempurna. Namun, jika kamu mencari alternatif yang lebih terjangkau, mudah dicari, dan tidak keberatan dengan rasa ikan yang lebih kuat, ikan kembung bisa memberikan manfaat Omega-3 yang sama hebatnya (atau bahkan lebih tinggi).

Untuk hasil yang paling optimal, variasikan konsumsi makanan lautmu agar tubuh mendapatkan berbagai jenis nutrisi dari sumber yang berbeda-beda.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya