Unggahan itu langsung menyita perhatian publik dan memperoleh lebih dari 200 ribu tanda suka. Banyak warganet mengecam dugaan perlakuan tidak layak terhadap hewan demi kepentingan wisata.
"Memanfaatkan penderitaan hewan demi keuntungan adalah tindakan yang sangat kejam," tulis salah seorang pengguna media sosial.
Warganet lainnya berharap pemerintah memperkuat regulasi perlindungan satwa agar kejadian serupa tidak terulang.
"Ini pertama kalinya saya benar-benar merasa sedih melihat seekor hewan menderita. Semoga ada aturan yang lebih tegas untuk melindungi mereka," komentar pengguna lainnya.
Ada pula yang menyoroti sikap wisatawan yang tetap berfoto tanpa menyadari kondisi unta tersebut.
Menanggapi viralnya video itu, otoritas pariwisata setempat langsung melakukan pemeriksaan terhadap unta yang bersangkutan.