JAKARTA - Sebuah video yang memperlihatkan seekor unta menangis dan kesulitan berdiri saat membawa wisatawan viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu perdebatan mengenai kesejahteraan hewan yang dimanfaatkan sebagai atraksi wisata.
Peristiwa itu terjadi di kawasan wisata Kota Setan di Laut, Kabupaten Fuhai, Daerah Otonomi Xinjiang Uygur, China. Di lokasi tersebut, unta digunakan sebagai tunggangan bagi wisatawan yang ingin berfoto di sekitar danau.
Video viral itu pertama kali diunggah seorang blogger pada 15 Juni melalui akun media sosialnya. Dalam rekaman tersebut terlihat seekor unta bertubuh kurus berusaha berdiri sambil menggendong seorang wisatawan perempuan. Namun, hewan tersebut beberapa kali roboh dan terdengar mengeluarkan suara rintihan yang keras.
Blogger tersebut mengaku dapat mendengar suara tangisan unta meski berada cukup jauh dari lokasi.
"Saya pernah mendengar unta menangis sebelumnya, tetapi kali ini suaranya berbeda. Tangisannya terdengar sangat sedih dan unta itu tampak benar-benar kelelahan," tulisnya.
Ia juga menyebut unta tersebut berulang kali mencoba bangkit, tetapi kembali berlutut karena tidak sanggup menopang tubuhnya. Menurutnya, pemilik unta justru menarik tali yang terpasang di hidung hewan tersebut agar kembali berdiri.