JAKARTA - Kebijakan label Nutri-Level yang diperkenalkan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin masih menjadi perbincangan publik. Kebijakan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan warganet.
Namun, ada hal penting yang perlu dipahami masyarakat, yakni cara membaca label tersebut, terutama pada minuman siap saji. Melalui konten Budi Gemar Sharing #BGS, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa label ini dibuat agar masyarakat lebih sadar terhadap asupan gula harian.
“Saya tidak menyangka, satu gelas matcha ini isinya tiga sampai empat sendok gula. Makanya penting banget pasang label ini di setiap minuman siap saji, biar kalian tersindir dan tersadar,” ujarnya.
Budi merinci, Nutri-Level dibagi menjadi beberapa kategori yang menunjukkan kadar gula dalam minuman:
“Level C dan D, manis atau tidak manis, ada pemanis buatannya, itu tidak saya rekomendasikan setiap hari,” jelasnya.