Akibatnya, ibu hamil sering merasakan ketegangan otot, terutama saat berdiri atau berjalan dalam waktu lama.
Setelah persalinan, keluhan pegal tidak serta-merta hilang. Rutinitas menyusui yang dilakukan berkali-kali dalam sehari dapat memicu ketegangan pada bahu, leher, dan punggung.
Posisi menyusui yang kurang tepat, seperti membungkuk atau menunduk terlalu lama, juga dapat memperparah kondisi tersebut. Selain itu, kebiasaan menggendong bayi turut menambah beban pada tubuh, terutama di bagian punggung dan pinggang.
Jika dilakukan terus-menerus tanpa peregangan atau istirahat yang cukup, rasa pegal bisa berlangsung lebih lama.
Untuk mengurangi keluhan tersebut, ibu disarankan rutin melakukan peregangan ringan agar otot tetap lentur. Gerakan sederhana seperti memutar leher atau meregangkan bahu dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi ketegangan.