Melepas Depresi dengan Art Therapy, Ini 3 Manfaatnya

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 17 Februari 2022 19:31 WIB
Self Love. (Foto: Highend)
Share :

PANDEMI dan situasi saat ini memang membuat seseorang lebih mudah stres. Idealnya, seseorang memang berkonsultasi dengan psikolog agar mereka tidak depresi dalam menghadapi hidup.

Oleh karena itu, banyak orang akhirnya memiliki hobi dadakan, seperti memelihara ikan hingga tanaman. Nah, ada juga salah satu hobi yang bisa melepaskan stres, yakni melukis atau art therapy.

Art Therapy adalah salah satu dari berbagai metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental juga memulihan kesehatan mental. Terapi ini biasanya dilakukan dengan cara menuangkan emosi untuk para penderita gangguan kesehatan mental dalam bentuk sebuah karya seni.

Sebab Melakukan aktivitas yang berhubungan dengan seni bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan. Untuk mengetahui lebih banyak manfaat art therapy, mari simak ulasan berikut mengenai beberapa manfaat art therapy yang telah kami rangkum.

Mengekspresikan diri dan perasaan

Seni dapat menjadi cara mengomunikasikan pikiran dan emosi dengan lebih sederhana. Hal ini juga dapat memberi kesempatan kepada diri kita untuk mengenal diri lebih jauh, seperti mengenal kekuatan dan kelebihan kita.

Sebab, art therapy mampu membuat perasaan yang kalut dan rumit menjadi lebih sederhana, sehingga Anda lebih mudah berbagi emosi yang rasakan dari waktu ke waktu.

Melepaskan stress

Art therapy dapat digunakan untuk menghilangkan stres dan menenangkan pikiran serta tubuh. Penelitian membuktikan bahwa kadar dopamin cenderung meningkat saat seseorang menggambar, melukis, dan bentuk kreativitas lainnya.

Orang yang sedang dalam kondisi stress dan depresi, tubuh mereka menghasilkan dopamin dalam jumah yang rendah. Art therapy telah terbukti membantu meningkatkan kadar dopamin dan membantu pasien merasa lebih bahagia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya