Untuk mengurangi risiko tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang gemar melakukan olahraga intensitas tinggi.
Bagi orang yang hobi mengikuti pertandingan olahraga, dr. Cecep menyarankan agar aktivitas tersebut tidak menjadi satu-satunya bentuk olahraga.
“Satu, kalo hobinya tanding jangan jadiin itu satu-satunya. Soalnya pas tanding denyut dan tensi cenderung naik lebih tinggi. Imbangin sama olahraga rutin, biar jantung terbiasa, kayak jalan cepet, sepedaan, atau latihan kekuatan,” kata dr. Cecep.
Orang berusia 40 tahun ke atas perlu lebih memperhatikan kondisi jantung sebelum melakukan olahraga berat. Hal serupa juga berlaku bagi mereka yang memiliki faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok.
Dokter Cecep menyarankan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan jantung ke dokter. Langkah ini penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus menentukan intensitas olahraga yang aman.