Advertisement
Advertisement

Jantung Bisa Berhenti saat Olahraga Berat, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |11:05 WIB
Jantung Bisa Berhenti saat Olahraga Berat, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan
Ilustrasi jantung berhenti saat olahraga. (Foto: dok pvproductions/Magnific)
A
A
A

Untuk mengurangi risiko tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang gemar melakukan olahraga intensitas tinggi.

1. Jangan hanya mengandalkan olahraga kompetitif

Bagi orang yang hobi mengikuti pertandingan olahraga, dr. Cecep menyarankan agar aktivitas tersebut tidak menjadi satu-satunya bentuk olahraga. 

“Satu, kalo hobinya tanding jangan jadiin itu satu-satunya. Soalnya pas tanding denyut dan tensi cenderung naik lebih tinggi. Imbangin sama olahraga rutin, biar jantung terbiasa, kayak jalan cepet, sepedaan, atau latihan kekuatan,” kata dr. Cecep.

2. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin

Orang berusia 40 tahun ke atas perlu lebih memperhatikan kondisi jantung sebelum melakukan olahraga berat. Hal serupa juga berlaku bagi mereka yang memiliki faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok.

Dokter Cecep menyarankan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan jantung ke dokter. Langkah ini penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus menentukan intensitas olahraga yang aman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement